Hitung rata-rata tertimbang secara instan. Masukkan nilai dan bobot, lihat grafik langsung diperbarui secara langsung. Diagram alur interaktif di bawah ini secara visual menunjukkan bagaimana nilai × bobot → jumlah → dibagi → hasil perhitungan.
Rata-rata tertimbang (weighted average atau weighted mean) adalah rata-rata di mana setiap nilai data dikalikan dengan bobot sebelum jumlahnya dibagi. Bobot mencerminkan seberapa besar kepentingan nilai tersebut dibandingkan yang lain.
Rata-rata biasa (simple average) menambahkan semua angka lalu membaginya dengan jumlah item. Setiap nilai memiliki pengaruh yang sama. Rata-rata tertimbang mengalikan setiap nilai dengan bobotnya terlebih dahulu, lalu membaginya dengan total bobot.
Ketik setiap nilai data ke dalam kolom 'Nilai'. Angka-angka ini adalah hal yang ingin Anda rata-ratakan (misal: nilai ujian, pengembalian investasi).
Masukkan bobot untuk setiap nilai di kolom 'Bobot'. Bobot menunjukkan seberapa penting nilai tersebut. Untuk nilai rapor/kuliah, bobotnya adalah jumlah SKS.
Kalkulator menghitung hasilnya secara instan. Anda akan melihat rata-rata tertimbang, dan semua grafik langsung diperbarui.
Mudahnya: kalikan setiap nilai data dengan bobotnya, jumlahkan semua hasil perkalian tersebut, lalu bagi jumlah itu dengan total seluruh bobot yang ada. Hasilnya adalah rata-rata tertimbang.
Tuliskan nilai dan bobotnya berdampingan.
Hitung perkalian dari setiap pasang data.
Ini adalah perhitungan sum of products.
Jumlahkan semua bobot yang ada.
Bagi sum of products dengan sum of weights.
Menambahkan nilai dan bobot secara terpisah, lalu membaginya — tanpa mengalikan setiap nilai dengan bobotnya terlebih dahulu — akan menghasilkan rata-rata dasar, bukan bobot.
Membaginya dengan jumlah item dan bukan jumlah bobot akan mengubah rata-rata tertimbang menjadi rata-rata sederhana yang tidak tertimbang.
Menukar angka mana yang menjadi nilai dan mana yang menjadi bobot menghasilkan hasil yang salah. Nilainya adalah apa yang Anda ukur. Beratnya adalah seberapa penting hal itu.
Kalikan setiap nilai dengan bobotnya. Jumlahkan produk-produk tersebut. Jumlahkan bobotnya. Bagilah jumlah pertama dengan jumlah kedua. Itu adalah rumus rata-rata tertimbang yang dilakukan dengan benar.
Seorang siswa memiliki tiga mata kuliah. Ubah nilai dan SKS di bawah ini untuk melihat rata-ratanya berubah secara langsung.
Rata-rata didominasi oleh Matematika.
Seorang investor memiliki tiga aset. Ubah persentase return dan alokasi dana untuk melihat return agregat investasinya.
Saham memiliki porsi dan efek terbesar.
Universitas menggunakan rata-rata tertimbang untuk menghitung IPK. Nilai setiap mata kuliah dikalikan dengan jumlah SKS-nya.
Manajer investasi menghitung rata-rata pengembalian di mana bobot utamanya adalah besarnya modal yang dialokasikan (WACC).
Bisnis menggunakan biaya rata-rata tertimbang saat bahan baku dan barang dibeli dengan harga berbeda.
Analisis survei menggunakan algoritma tertimbang ini ketika responden memiliki tingkat kredibilitas tertentu.
Bobot harus positif. A weight of zero means the value is completely ignored. Negative weights are rarely used and usually disrupt standard calculations.
Bobot sama = rata-rata biasa. If every value has a weight of 1, the math simplifies to exactly the same equation as a standard average.
Hasilnya selalu berada di antara nilai minimum dan maksimum. A weighted mean can never drop below the lowest value in your dataset, nor exceed the highest value, regardless of the weights.
Rata-rata tertimbang sangat dipengaruhi oleh nilai dengan bobot tertinggi. The larger the weight relative to others, the closer the final weighted average will be to that specific value.
Fifteen purpose-built weighted average calculators — each tailored to a specific domain with unique inputs, outputs, and interactive visualizations.
Calculate your final grade using weighted assignments, exams, and projects.
Compute your grade point average across multiple courses.
Apply a weighted moving average to time-series data.
Portfolio returns, WACC, and investment-weighted metrics with real-time breakdowns.
Inventory valuation, unit costs, and supplier comparison with quantity weighting.
Blended pay rates, overtime costs, and department salary analysis by headcount.
Weighted durations, delivery estimates, and PERT scheduling by task frequency.
Weighted mean, variance, standard deviation, and coefficient of variation analysis.
Compute the weighted arithmetic mean from data values with different frequencies or importance weights.
Compute composite scores from weighted categories for rubrics, tests, and evaluations with letter grades.
Calculate VWAP, average purchase price, and procurement costs weighted by quantity or volume.
Compute true portfolio returns by weighting each asset's performance by its dollar allocation.
Combine ratings from multiple review sources weighted by review count or credibility.
Compute blended interest rates across loans, savings, and credit lines weighted by balance.
Analyze blended profit margins across products, services, and segments weighted by revenue.
Rata-rata tipikal memperlakukan setiap angka dengan sama. Rata-rata tertimbang memberikan arti penting pada setiap angka. Ketika nilai data memiliki tingkat signifikansi yang berbeda – seperti jam kredit dalam penghitungan IPK atau jumlah dolar dalam portofolio – rata-rata sederhana salah menggambarkan hasilnya. Rata-rata tertimbang memperbaikinya dengan memperhitungkan seberapa besar setiap nilai harus diperhitungkan.
Pertama, kalikan setiap nilai data dengan bobot yang ditetapkan. Kedua, jumlahkan semua produk tersebut. Ketiga, tambahkan semua bobot bersama-sama. Terakhir, bagi jumlah hasil kali dengan jumlah bobotnya.
Tidak. Rata-rata (atau rata-rata) sederhana menjumlahkan semua nilai dan membaginya dengan jumlah nilai, sehingga masing-masing nilai diperlakukan sama. Rata-rata tertimbang memperlakukan nilai secara berbeda berdasarkan bobot atau kepentingannya.
Ya, ini adalah metode standar untuk menghitung IPK dan nilai akhir di sebagian besar sistem pendidikan, di mana tugas atau mata pelajaran yang berbeda bernilai jumlah yang berbeda (misalnya, ujian akhir bernilai 40% sedangkan pekerjaan rumah bernilai 10%).
Ya, ketika komponen yang berbeda memiliki tingkat kepentingan yang berbeda-beda, rata-rata tertimbang secara signifikan lebih akurat daripada rata-rata sederhana dalam mewakili nilai atau kinerja keseluruhan yang sebenarnya.